
BEKASI (12 September 2026): Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Harris Convention Hall Summarecon Bekasi pada Sabtu, 12 September 2026. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) INSIDA secara resmi menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana (S1) Angkatan ke-XXXVII. Sebanyak 57 wisudawan dan wisudawati secara khidmat mengakhiri masa studinya dan siap melangkah memasuki babak baru untuk mengabdi di tengah masyarakat.

Momen bersejarah ini turut dihadiri oleh Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten, Prof. Dr. Hj. Sururin, M.Ag., yang memberikan apresiasi atas konsistensi STIT INSIDA dalam melahirkan lulusan berkualitas. Rangkaian acara semakin berbobot dengan hadirnya Ketua Yayasan Pendidikan Nasional Latansa, Dr. KH. Arief Al Imroni, M.Sc., yang menyampaikan orasi ilmiah berisikan pesan-pesan inspiratif bagi para wisudawan dalam menghadapi tantangan era globalisasi.

Ketua STIT INSIDA, Asep Kusnadi, M.Pd., menyampaikan pesan moral mendalam yang menekankan tiga fondasi utama sebagai bekal alumni di masa depan:
- Kemampuan Adaptif dan Semangat Pembelajar Sepanjang Hayat (Lifelong Learner): Kelulusan ini bukanlah titik akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang. Wisudawan dituntut untuk terus mengembangkan kapasitas diri, terbuka pada pengetahuan baru, dan tanggap terhadap percepatan zaman.
- Keteguhan Akidah dan Kemuliaan Akhlak (Akhlakul Karimah): Di tengah arus modernisasi, pencapaian intelektual harus berakar kuat pada integritas moral dan keimanan yang kokoh. Nilai-nilai ini menjadi kompas utama dalam menjalankan profesi dan kehidupan bermasyarakat.
- Peran Aktif sebagai Agen Perubahan (Agent of Change) dan Inovator: Lulusan STIT INSIDA diharapkan hadir memberi dampak nyata, melahirkan gagasan-gagasan solutif, serta menjadi penggerak kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

Prosesi pemindahan tali toga dan penyerahan ijazah berlangsung penuh kekhidmatan, disaksikan oleh jajaran pimpinan civitas akademika serta para orang tua mahasiswa. Melalui pelepasan 57 lulusan terbaik ini, STIT INSIDA menegaskan kembali komitmennya dalam mencetak tenaga pendidik dan intelektual Muslim yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing tinggi.
